Selasa, 23 Mei 2023

MEMBUAT PETA KERJA DENGAN MENGGUNAKAN ArcGis Desktop 10.8

Menurut Bakosurtanal atau Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional, Peta merupakan wahana bagi penyimpanan dan penyajian data kondisi lingkungan, menjadi sumber informasi bagi para perencana dan pengambilan keputusan pada tahapan dan tingkatan pembangunan.

Begitupun pada pngelolaan hutan di Perum Perhutani dimana pembuatan Peta kerja merupakan salah satu tugas dari bidang Perencanaan Hutan. 
Salah satu aplikasi yang sering digunakan para pejuang perencanaan di Perum Perhutani untuk memudahkan dalam pembuatan peta adalah ArcGis. (Kenapa Harus ArcGis???)
ArcGis (GIS=Geographic Information System) adalah aplikasi yang dirancang untuk mengerjakan peta serta jenis informasi geografis lain, untuk mempermudah penghimpunan semua informasi geografis kedalam suatu basis data, seta memiliki cakupan luas beragam aplikasi bermanfaat.

Pada kesempatan ini Cabe korek seputar ArcGis Versi 10.8 nya milik ESRI (Environment Science Research Institute), bagi yang belum punya bisa di download di :  https://www.mediafire.com/Cabehejo/ArcGis 10.8


Tanpa basa-basi untuk menyingkat waktu, pikiran, tenaga, biaya, rokok, kopi, beras, air galon dan batre laptop yang udah mulai kendor, cabe mau ngajak kalian buat belajar singkat menggunakan ArcGis.

Untuk pembuatan peta dengan ArcGIS Desktop, yang dimanfaatkan adalah ArcMap. Oleh karenanya, kenali terlebih dahulu tentang ArcMap, dan coba untuk terbiasa dengan tampilan serta istilah-istilah yang ada (buat para penggelut peta di perencanaan hutan bukan mainan baru). Bukalah Toolbox pada ArcMap, kemudian pelajari satu per satu apa saja fungsinya.
Selain itu, kenali juga apa perbedaan antara points, lines, dan polygons serta coba untuk membuat ketiganya. Ketiga hal ini menjadi faktor kunci dalam mengoperasikan ArcMap. Lalu, coba juga tools yang ada untuk mengedit, gunakan snapping untuk membuat fitur-fitur baru baru, serta gunakan template fitur yang ada.

MENCONTOH DARI PETA YANG SUDAH ADA
Demi mengasah kemampuan dalam mengoperasikan ArcMap, cari satu peta yang bisa dicontoh. Kemudian gunakan sebagai dasar untuk belajar. Pertama, pelajari bagaimana cara membuat peta baru dari peta eksisting yang telah ada. Lalu langkah berikutnya, coba edit ‘peta’ yang baru saja dibuat agar terlihat semirip mungkin dengan kondisi aslinya (metode ini sudah teruji dan diterapkan oleh rekan kami).

BERI ATRIBUT PADA PETA YANG DIBUAT
Setelah apa yang dikerjakan ‘berwujud peta’, langkah selanjutnya yaitu memberikan atribut pada peta. Mulai dari memberikan judul peta, menambahkan legenda, skala peta, penunjuk arah mata angin pada peta, maupun informasi tambahan lainnya. Jangan lupa tambahkan juga insert, berupa letak lokasi, luas, dan informasi lainnya mengenai lokasi tersebut

TRANSFORM DATA
Tak hanya menambahkan fitur pada peta, tapi terkadang transforming data juga diperlukan. Transforming data ini dilakukan untuk memindahkan satu fitur dari satu lokasi ke lokasi lainnya pada peta. Selain memindahkan, fitur tersebut juga bisa diubah arah dan ukuran skalanya sesuai dengan kondisi eksisting yang ada.

Cara menggunakan ArcGIS memang tidak bisa dipelajari secara sekilas dan harus meluangkan waktu khusus yang tidak sebentar untuk melakukannya (itulah yang dirasakan oleh penulis) adapun pengetahuan yang penulis dapat dalam belajar membuat peta adalah dari pengalaman sendiri (karena pengalaman adalah sesuatu yang sudah dialamai...karena pengalaman bukan guru), ada baiknya sifata sabar diterapkan dalam pembelajaran pembuatan peta, berdoa serta jangan sungkan untuk bertanya kepada mahluk-mahluk yang sudah terbiasa dan ahli dalam pembuatan peta dengan ArcGis Desktop.

Bagi yang ingin menambahkan sedikit pencerahan atau sekedar mengkritik silahkan untuk mengisi kolom komentar, dengan catatan jangan terlalu panjang (untuk menghemat tenaga dan pikiran anda juga).

Senin, 22 Mei 2023

PERAWATAN PRINTER Epson L3110

Printer Epson L3110 merupakan printer multifungsi (all in one) yang dapat digunakan sebagai alat cetak dokumen (teks atau gambar), pemindai dokumen dengan fasilitas epson scan, dengan adanya scaner dan alat cetak pada tool yang sama sehingga Epson L3110 ini juga bisa digunakan sebagai cetak ulang (foto copy) dokumen baik hitam putih maupun berwarna. Fungsi lain dari yang telah disebutkan Printer Epson L3110 juga bisa digunakan sebagai; hiasan meja kantor, senderan folder box, temen curhat, dan juga bisa digunakan sebagai kambing hitam (disalahkan) apabila pekerjaan tidak selesai tepat waktu. 
Sama halnya dengan printer lainnya Epson L3110 ini memerlukan perawatan jangka pemakaian, dalam kesempatan ini penulis ingin membahas kondisi Epson L3110 pada saat bak tinta pembuangan penuh :
Pada saat kondisi seperti ini Epson L3110 tidak bisa digunakan, hal wajar yang seharusnya tidak membuat panik pengguna, dan jangan jadi alasan pekerjaan di kantor tidak selesai tepat waktu, Epson L3110 tidak perlu dibawa ke tempat service atau ke tempat sampah (terkecuali anda sudah merasa jadi Sultan anda bisa beli Epson yang baru). 
Cabe punya solusi buat Epson L3110 dengan kondisi tersebut, tapi sebelumnya buat yang belum punya driver dan software pendukung Epson L3110 bisa di cari di driver epson l3110 dan untuk adjustmen program bisa ditengok di Adjustment Program;untuk Epson L3110.
Adjustment Program berfungsi untuk mengatur ulang count penggunaan/penggantian pada part Printer Epson L3110.
Pada printer terdapat bantalan spons sebagai tempat pembuangan tinta yang memiliki pemakaian terbatas. Setelah bantalan pembuangan tinta diganti dengan yang baru perlu diatur ulang/direset menggunakan Adjustmen Program, cukup ikuti panduannya sampai selesai dan Printer Epson L3110 sudah bisa diperbudak kembali.

MEMBUAT PETA KERJA DENGAN MENGGUNAKAN ArcGis Desktop 10.8

Menurut Bakosurtanal atau Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional, Peta merupakan wahana bagi penyimpanan dan penyajian data kondisi...